Kurikulum

 

Saat ini Program Studi Peternakan menerapkan dua kurikulum yang berbasis kepada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Kurikulum yang merujuk kepada KKNI dan SNPT yang diterapkan mulai tahun 2015 berdasarkan SK Rektor USU. Perbaikan kurikulum tersebut didasarkan kepada UU no 12 tahun 2012 serta Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Upaya tersebut disusun sejalan dengan tujuan, misi, dan demi tercapainya visi program studi. Naskah lengkap untuk kurikulum program studi disajikan pada lampiran borang.

Kompetensi
Kompetensi utama lulusan

Kompetensi ini harus merujuk pada visi, Terkait dengan peternakan integratif harus dimasukkan kesini.

Kompetensi utama lulusan Program Studi Peternakan FP USU adalah :

  • Menguasai prinsip dan kaidah, serta mampu melakukan sistem peternakan integratif, terutama berbasis perkebunan.
  • Menguasai prinsip dan kaidah, sertamampu melakukan manajemen usaha dengan menerapkan prinsip manajemen yang efektif dan efisien untuk menghasilkan suatu usaha peternakan yang unggul;
  • Menguasai prinsip dan kaidah, sertamampu memulai dan melaksanakan sebuah usaha di bidang peternakan melalui pendekatan agribisnis untuk menghasilkan wirausahawan muda mandiri.

Kompetensi pendukung lulusan

  • Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan
  • Mampu menangani tantangan dan perkembangan global dalam bidang ilmu peternakan di masa depan.
  • Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur dan mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah.
  • Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian dalam bentuk skripsi; dan mendesiminasikan hasil penelitian kepada masyarakat.
  • Mampumengelola pembelajaran secara mandiri dan mengambil keputusan secara tepat berdasarkan hasil analisis informasi dan data; serta memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaannya.

Kompetensi lainnya

  • Mampu memahami dan menerapkan system peternakan berbasis sumberdaya lokal (genetik/pakan)
  • Menguasai prinsip dan kaidah, serta mampu mengelola budidaya peternakan untuk menghasilkan produktifitas ternak yang optimal;